Leluhur Sekte Api Langit berdiri tegak, napasnya tetap stabil meski tekanan qi dari Yi Wushen mengguncang udara di sekitarnya. Angin yang berputar kencang membuat jubah merah tuanya berkibar, namun matanya tetap tajam menatap Yi Wushen yang melayang di langit seperti dewa perang.

Aura immortal tingkat menengah yang dipancarkan Yi Wushen menyelimuti area sekitarnya dengan kekuatan yang menyesakkan dada. Udara berubah berat seperti kabut pekat, membuat para prajurit di bawahnya berlutut sambil menggertakkan gigi. Beberapa bahkan roboh tanpa sempat bersuara, tak sanggup menahan tekanan qi yang begitu hebat. Para kultivator dari ranah grandmaster dan master foundation buru-buru membentuk formasi pertahanan, menciptakan lapisan pelindung qi demi menjaga para prajurit biasa agar tidak tumbang semua.

Namun di tengah tekanan itu, Leluhur Sekte Api Langit tak menunjukkan tanda gentar. Ia tetap berdiri di tempat, hanya memiringkan kepalanya sedikit sembari berkata datar namun penuh sindiran,"Huh... Hanya permainan anak-anak berani di tunjukkan di depanku." 

Leluhur Sekte Api Langit meledakkan energi spiritualnya untuk menetralkan tekanan yang diakibatkan oleh Yi Wushen. Benturan energi keduanya membuat para prajurit semakin banyak yang pingsan, namun tidak lama, tekanan kedua immortal tersebut mulai menghilang.

"Yi Wushen, kalau aku memang berniat merebut fragmen itu, menurutmu aku akan datang sekarang? Aku bisa saja mengambilnya diam-diam ketika kalian masih berkutat dalam pengasingan dan pelatihan. Tidak perlu repot-repot menunggu momen seperti ini."

Gong Nanlie menggeram pelan lalu menyela dengan nada tajam, "Jangan mengelak, Zhao Feng. Kami tahu semua fragment dari tempat lain sudah lenyap, dicuri seseorang yang tidak dikenal. Hanya satu yang tersisa, dan itu yang ada di sini. Kau datang karena mengincar yang terakhir. Jangan pikir kami sebodoh itu."

Zhao Feng menatap Gong Nanlie sambil tersenyum miring. Suaranya rendah namun menyindir.

"Gong Nanlie, bukan hanya julukanmu yang Raja Besi Neraka, tapi kepalamu juga lebih keras dari baja. Kalau kau punya otak sedikit saja, kau akan mengerti... justru karena fragmen dari tempat lain sudah dicuri, aku datang ke sini untuk memastikan yang satu ini tidak mengalami hal yang sama."

Ucapannya terputus. Ada keraguan sesaat di wajahnya. Tatapannya bergeser pada Lynx dan Rira sejenak, lalu kembali ke hadapan ketiga immortal.

"Aku tidak ingin mengatakannya, tapi... Kunci dimensi yang seharusnya dijaga oleh Sekte Api Langit telah dicuri seseorang. Kami menemukannya kembali, tapi dalam keadaan hancur. Di lokasi ini. Itu sebabnya aku kemari untuk memeriksanya."

Zhao Feng mengangkat tangan dan menunjukkan beberapa keping artefak yang retak dan berkilau samar. Sisa-sisa artefak itu masih menyimpan aura kuat, meski kini sudah kehilangan bentuk dan fungsinya.

"Ini buktinya. Aku khawatir seseorang telah berhasil memasuki ruang dimensi tanpa sepengetahuan siapa pun lalu menghancurkannya."

Namun Mei Lianhua, yang sejak tadi hanya memandangi Zhao Feng dengan sorot tajam penuh dendam, melangkah maju ke depan. Aura dinginnya menyebar di udara seperti kabut salju musim gugur.

"Dia hanya berbohong. Semua ini hanya alibi untuk menutupi rencananya sendiri. Aku yakin itu bukan kunci dimensi. Yi Wushen, jangan buang waktu lagi. Ajari dia pelajaran yang layak dia terima."

Nada suaranya terdengar datar, tapi penuh kebencian tersembunyi. Dalam benaknya, bayangan masa lalu masih melekat. Lelaki yang berdiri di hadapannya adalah sosok yang membunuh orang yang paling ia cintai ratusan tahun lalu. Luka itu tak pernah sembuh.

Yi Wushen hanya meliriknya sekilas, lalu kembali menatap Zhao Feng. Tangannya dikepalkan, dan gelombang qi spiritual kembali meledak dari tubuhnya. Awan di langit berputar liar, menciptakan pusaran hitam yang menelan cahaya sekitarnya. 

Lynx menunduk perlahan, menatap tanah di bawah kakinya seolah sedang mengukur sesuatu. "Belum waktunya, aku harus mencari kesempatan yang tepat agar dapat mengusir mereka pergi dan menyelidiki ruang dimensi ini."

Tanpa peringatan, Yi Wushen mengangkat tangannya. Aura qi spiritualnya berkumpul di udara, membentuk pedang raksasa berwarna ungu gelap, diselimuti pusaran energi yang berkilat seperti petir di tengah badai. Suara gemuruh menyambar langit, lalu dengan gerakan cepat, ia mengayunkan pedang qi itu langsung ke arah Leluhur Sekte Api Langit.

"Kamu harus merasakan ini, Zhao Feng!" teriaknya lantang, suaranya membelah langit.

Wush!

Cahaya tajam menukik bagaikan kilat, menembus atmosfer dan menyapu bumi dalam sekejap. Tanah bergetar, langit berkedip merah. Namun dalam sekejap yang sama, tubuh Zhao Feng, Lynx, dan Rira sudah melesat ke samping, menghindar dari tebasan itu.

Rira berputar di udara, rambutnya melambai. Ia mendecak pelan, wajahnya sedikit kesal.

"Tua bangka ini asal menyerang saja," gumamnya dalam hati sambil memelototi Yi Wushen yang masih melayang di langit.

Lynx menghindar dengan santai, sikapnya tetap tenang, mata tajamnya mengamati setiap gerakan."Sepertinya mereka memiliki dendam pribadi dengan Leluhur. Aku akan membantu Leluhur jika diperlukan."

Sementara itu, Leluhur Sekte Api Langit, Zhao Feng tak tinggal diam setelah menghindari serangan.

"Kalian memang keras kepala, otak kalian sudah tumpul karena terlalu lama bermeditasi."

Dengan wajah menegang, ia terbang menembus udara menuju Yi Wushen. Aura api merah keemasan menyelimuti tubuhnya. Kedua tangannya bersinar terang, dan dalam sekejap, dua immortal itu telah saling menerjang di udara, menciptakan ledakan qi yang mengguncang langit.

Bruaak!!

Tinju bertemu tinju, kaki bertemu kaki. Tebasan qi dan hantaman spiritual beradu berkali-kali, menggetarkan langit dan bumi. Setiap kali mereka bentrok, gelombang energi menyapu pegunungan di sekitar, membuat bebatuan mencair dan sungai berubah arus.

Para kultivator di bawah hanya bisa menatap dengan mata membelalak. Udara di sekitar mereka dipenuhi kilatan cahaya dan suara ledakan. Getaran benturan membuat tubuh mereka sulit berdiri, bahkan pelindung qi yang mereka ciptakan mulai retak.

Namun dalam lima belas pertukaran serangan, tubuh Zhao Feng mulai terdorong mundur. Setiap pukulan Yi Wushen membawa bobot qi yang lebih berat dari sebelumnya. Terlihat jelas, ia telah melampaui batasan kekuatan lama mereka.

Yi Wushen tertawa penuh kemenangan, napasnya teratur meski wajahnya sedikit memerah karena kelelahan.

"Zhao Feng... Sekarang kau lihat sendiri siapa yang lebih unggul. Seratus tahun lalu aku kalah darimu, tapi sekarang kekuatanku sudah jauh melebihi dirimu!" serunya dengan angkuh.

Mei Lianhua dan Gong Nanlie ikut tertawa, mengejek dari langit.

"Beginikah akhir dari Leluhur Sekte Api Langit? Sungguh menyedihkan!" kata Gong Nanlie sambil mengangkat bahu.

"Bagus...Bagus Yi Wushen, ternyata kamu ada kemajuan. Tapi itu masih jauh dari cukup jika ingin mengalahkanku." sindir Zhao Feng.

Senyum tipis muncul di wajah Yi Wushen. Ia membuka kedua tangannya ke atas, lalu mengatupkan jari-jarinya untuk mengeluarkan sebuah teknik. Langit mulai bergetar. Awan gelap berputar cepat, dan dari pusaran itu muncul ribuan titik cahaya seperti bintang-bintang kecil yang bersinar kelam. Mereka melayang turun perlahan, mengelilingi Zhao Feng.

"Starfall Prison!" seru Yi Wushen.

Titik-titik bintang itu menyusun formasi kompleks di udara, lalu dengan tiba-tiba berubah menjadi aliran energi gravitasi spiritual. Setiap bintang menjadi pusat tekanan, menekan Zhao Feng dari segala arah, membuat ruang sekitarnya berderak seperti kaca retak. Gravitasi yang terkandung di dalamnya cukup kuat untuk menghancurkan sebuah gunung dalam sekejap.

Melihat teknik jurus tersebutm Zhao Feng tersenyum dan menyilangkan tangan, tubuhnya sedikit membungkuk menahan tekanan luar biasa itu. Namun matanya masih membara.

"Kalau begitu, aku akan tunjukkan... kekuatanku yang sesungguhnya."

Ia mengangkat satu tangannya tinggi-tinggi, dan dengan energi spiritualnya, muncul sebilah pedang besar yang bersinar seperti api emas. Pedang energi itu tampak hidup, mengeluarkan suara seperti jeritan dimensi yang terkoyak.

"Nirvana Void Slash!"

Dengan satu ayunan, pedang itu melesat membelah langit. Tebasan itu seperti cahaya akhirat, menyapu lurus tanpa hambatan. Langit seketika terbelah. Ruang bergetar, dan dari ujung bilah pedang itu muncul celah hitam, lubang gelap seperti mata neraka yang menyedot segala hal di sekitarnya.

Duar! Duar!

Formasi Starfall Prison hancur seketika. Ribuan bintang mini meledak satu per satu, suara dentuman mereka seperti raungan petir dalam badai.

Tebasan itu tidak berhenti dan melesat ke arah Yi Wushen. Ia sempat menangkis dengan perisai qi-nya, tapi terlalu lambat.

Bruaaak!!

Tubuh Yi Wushen terpental ke belakang. Darah menyembur dari mulutnya, jubah ungunya sobek, dan dada kirinya tampak menghitam akibat hantaman energi dimensi. Suara batuk darahnya menggema, mengejutkan semua yang menyaksikan.

Mei Lianhua dan Gong Nanlie terdiam. Sorot mata mereka berubah. Mereka tidak menyangka Zhao Feng masih menyimpan kekuatan sekuat itu.

